THE LOU HOUSE …

mencoba memecah semua dari layar, dan tidak tahu harus bertanya pada siapa saat itu, 1 September 2018

2021 tahun penuh tantangan, cepat berlari ketika bisa dan coba dipaksa untuk diam selagi bisa atau menyelinap apabila memungkinkan, Unit AIRBNB merupakan satu pengembangan usaha yang berawal dari angan-angan saja, ketika toko terhembus derasnya taifun teknologi, tak ada lagi kaos menggantung pada rak toko, membanting arah stir demi jalannya kegiatan dan kehidupan, juga explorasi, berniat hanya berguna untuk mengisi kas kecil, semua berawal dari 0 dengan nilai sewa yang sangat rendah, entah mengapa arahan ini kita jalani saja pada awalnya, toh memasang harga tinggi pun, tidak memungkinkan pada saaat itu, notif warning dari email dari Aplikasi OTA akan muncul ketika memasang harga diatas USD 15, owh sepertinya dengan sewaktu buka tidak bisa kita memasang harga diatas bilangan tersebut, tapi rasanya ada rasa penasaran yang sangat besar ketika melihat berbagai koding visual dan strategi marketing digitalnya yang tidak biasa. Tidak canggih tapi sangat manusiawi saja, sangat fokus dan serius, dan terbuka dari mulai foto host yang sedang menyambut tamu sampai pada logo dan cerita dari seorang teman CEO mereka pernah berkunjung ke Bandung di tahun 2014. Banyak sekali makna yang saa dapat dari menjalankan usaha baru ini. Dukungan ada tapi tidak banyak, kebanyakan mencoba memecah dalam sebuah layar saja.

Memberanikan diri untuk menjajal tahapan baru yang penuh nuansa social ini kita jalani, AIRBNB sebuah brand dan juga sebuah aplikasi, satu persatu penulis coba urai apa ini, warna marketing komunikasi sangat jelas kentara pada aplikasi ini, kesendirian dan bertanya di timeline social media bukanlah solusi, tapi bersyukur tamu datang satu hari setelah kami buka The Lou House , nama dari unit AIRBNB di Kawasan Awi Ligar, tepat pada 1 September 2018, visualisasi mereka di google yang penulis temukan sebetulnya yang menjadi ketertarikan utama kenapa harus mengelola unit usaha ini, tau mereka ini hanya orang tengah, dan banyak layanan sepeperti ini rasanya di 3 dekade terakhir, sejak diramaikan oleh beberapa aplikasi luar lain, dari kesenangan akan memposting design pada medium Instagram dan twitter akhirnya, tersimpulah pola digital marketingnya, sebuah pola yang disarankan untuk dijalanakan pada layaknya menjadi maksimal sebua aplikasi. Selama satu bulan penuh kita coba belajar bagaimana kita rasanya menjadi sangat digital, dan juga harus sangat offline, menyambut tamu adalah hal yang biasa penulis lakukan diawal-awal, meskipun tidak semua tamu ternyata mau untuk disapa. Sambil mencoba membuat dua unit terbatas lain sebagai penguat akun.

Satu tahun pertama adalah satu tahun bagaimana kita terus mempelajari karakter, juga tehnik menggunakan aplikasi Online Travel Asssitant ini, sambil disandingkan degan beberapa aplikasi lain dan sekali-kali kita coba belajar untuk melakukan direct booking, membuat website dan mencapkan brand kita sendiri, intuisi ini yang muncul ketika penulis mengelola usaha rumah vakansi ini, branding, marketing dan komunikasi menjadi dasar utama dari usaha ini, hospitality yang dikira akan menjadi ujung tombak jalannya sebuah vacation rental ternyata bukan, berjejaring, bertemu orang baru, fresh, juga belajar akan bagaimana menata dan membersihkan rumah adalah beberapa point yang paling disoroti, selain selanjutnya kita akan lebih paham akan fungsi dari rumah juga berbagai majinasi yang kita libatkan dalam mengelolanya. Pandemi 2020 membuat harus diam selama hampir setahun, menundukan kepala, suara serak, sampai air mata juga peluh, seperti berlebihan tapi begitulah faktanya, kita masih dalam tahap amatir, betul The Lou House masih dalam tahap amatir, masih ada dua tahapan untuk mencapai professional. Tahun 2019 dan tahun 2021 jadi sebuah tahun penuh lika-liku, kekebutan dan spekulasi, sampai akhirnya kita ada pada titik ini, di akhir tahun 2021, dan tetap lebih baik ditahun berikutnya adalah harus, tetap rasa syukur saya panjatkan, biarpun semua masih berjalan dan bisa saja berhenti atau berkelok lebih tajam.

Offical Blog dari The Lou House adalah htps://thelouhouse.wordpress.com kenapa penulis menulis pada blog ini karena keterbatasan, akan pengetahuan mengandakan akses wordpress untuk dua akun, dengan tidak me log out terlebih dahulu untuk masuk pada akun berikutnya, sebuah keterbatasan yang masih saya pelajari sewaktu membuat sebuah Bloghouse ini

(Marine – Desember 2021)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s